Apakah Anda bekerja di perkebunan kelapa sawit untuk mengumpulkan tanda buah segar (TBS) atau membutuhkan kendaraan operasional untuk proyek konstruksi yang baru mulai digarap, kendaraan serba guna Mechron dapat mengerjakan semuanya itu dengan baik.

PT Satrindo Mitra Utama, anak usaha dari Sahabat Group, memperkenalkan alat angkut serba guna merek Mechron yang sangat cocok untuk beroperasi di perkebunan kelapa sawit dan area-area baru pada proyek-proyek konstruksi. Anda jangan bayangkan kendaraan ini seperti kendaraan-kendaraan niaga yang melintas di jalan raya atau truk-truk heavy duty yang bekerja di usaha quarry atau pertambangan. Mechron memiliki postur yang kecil, bahkan sangat compact, karena ukurannya lebih kecil dari pick-up, bahkan dari mobil penumpang.

“Dengan lebar sekitar 1,3 meter dan panjang 1,9 meter dan bobot tanpa beban 765 kg, ukurannya lebih kecil dari mobil umumnya. Dengan postur yang sangat compact, Mechron sangat lincah bermanuver di area perkebunan kelapa sawit dan di area-area konstruksi baru,” kata Rendra Nasution, Sales Division Head Cabang Kalimantan, PT Satrindo Mitra Utama, kepada Equipment Indonesia, Kamis (26/11).

Pasar utama kendaraan tersebut saat ini, menurut Rendra, adalah perkebunan kelapa sawit. Kegunaan utamanya adalah untuk mengangkut buah kelapa sawit di dalam area perkebunan. Kendaraan ini berjalan keliling di pasar pikul untuk memungut dan mengumpulkan tandan buah segar yang ditaruh di pinggir jalan untuk dibawa ke TPS (Tempat Penampungan Sementara). Dari TPS, tandan-tandan buah segar itu diangkut lagi dengan menggunakan trailer besar yang ditarik dengan traktor untuk dibawa ke pabrik.

“Mechron dapat bermanuver dengan cepat dan lincah di area perkebunan kelapa sawit karena ukurannya kecil,” ujar Rendra  meyakinkan. Kapasitas angkut baknya berkisar antara 500 – 600 kg. Dan tidak disarankan untuk menggunakan gandengan mengingat kondisi medan yang menantang di area perkebunan.

Untuk bongkar muatan, pengguna tidak perlu repot melakukannya secara manual karena kendaraan ini bisa tipping secara hidrolik dengan kemiringan 45 derajat.  

Keunggulan lainnya, Rendra menambahkan, produk Mechron sudah 4-wheel drive, sehingga manuvernya lincah, termasuk saat menerjang medan berat. Soal kemampuannya mendaki di tanjakan, ia memastikan Mechron termasuk tipe kendaraan yang tangguh di kelasnya. “Dalam kondisi bermuatan, Mechron bisa menanjak selama kemiringannya tidak lebih dari 35 derajat.”

Ruang pacu Mechron dihuni oleh engine diesel Daedong 3C100LFU (1007cc, 22 HP) plus 3 silinder. Engine diesel sudah terbukti di lapangan untuk ketahanan dan keandalan sekaligus menawarkan penghematan bahan bakar yang luar biasa. Kapasitas tangkinya 30 liter.

Dari segi kenyamanan berkendara, Mechron merupakan jenis kendaraan matic dan 4-WD. “Menyetir Mechron senyaman mengendarai mobil-mobil penumpang pada umumnya,” kata Rendra berpromosi. Dengan suspensi 4 roda, independen penuh, dual A-arm belakang dan suspensi tipe MacPherson depan, trek lebar menawarkan stabilitas yang meningkat dan berkendara yang sangat mulus di medan yang kasar sekalipun.

Radius putar yang sempit dan pengunaan tiang-tiang rangka yang anti-goyang pada bagian belakang memungkinkan kendaraan ini mudah dikendalikan, termasuk saat melintasi tikungan. Ke mana pun Anda bekerja, Anda akan mendapatkan performa penggerak 4 roda terbaik. Penggunaan rem-rem cakram hidraulik depan dan belakang yang kuat dengan rem parkir mekanis menghasilkan kinerja yang sangat baik dan meningkatkan keselamatan.

Terkait dengan roda, Rendra mengatakan ban-ban bawaan Mechron sudah bagus. Namun khusus untuk beroperasi di lahan gambut, Rendra menyarankan untuk diganti dengan jenis ban yang bisa mengambang, seperti ban radial. “Tetapi untuk lahan yang keras, ban-ban bawaan kendaraan ini sudah bagus,” ujarnya.

Desain kabin Mechron cukup simple. Kabinnya menggunakan kanopi dan tanpa kaca di bagian depannya. Tetapi kalau para customer menginginkan kenyamanan lebih, mereka bisa memasang kaca, karena sudah tersedia kerangkanya. Bahkan ada pelanggan di Sumatera yang mengganti kaca dengan mika atau menggunakan tralis untuk pengaman.

Selain untuk aplikasi pengangkutan TBS di perkebunan kelapa sawit, pasar lain yang menjadi target Mechron adalah sektor konstruksi, khususnya untuk area-area baru. “Area-area konstruksi biasanya memerlukan alat-alat transportasi yang serba guna untuk mengakses lokasi-lokasi yang belum tentu bisa dimasuki oleh kendaraan-kendaraan proyek,” kata Rendra sembari mencontohkan pembangunan jalan tol. Menurutnya, Mechron memiliki kemampuan untuk menerjang kondisi medan sulit karena postur kendaraan ini sangat compact, ringan dan lincah.

Untuk aplikasi pada proyek-proyek konstruksi, bak Mechron dapat dimodifikasi sesuai kebutuhan aplikasi. Kalau mau digunakan untuk mengangkut para pekerja, misalnya, baknya bisa dipasangi bangku untuk duduk berhadap-hadapan. Kalau digunakan sebagai alat operasional di lokasi proyek, Mechron tawarkan jenis double cabin. Model double cabin sangat cocok untuk proyek-proyek infrastruktur.

“Sekarang ini pemerintah mendorong pembangunan infrastruktur di berbagai daerah seperti Sumatera, Kalimantan, Sulawesi dan Papua. Mechron dapat dipergunakan sebagai kendaraan-kendaraan operasional di berbagai proyek itu,” ucapnya berharap.

Kendaraan multi guna Mechron merupakan salah satu brand dari perusahaan agrikultur terkemuka Korea, Daedong. Sebelum Mechron, produk Daedong yang lebih dulu hadir di pasar Indonesia adalah traktor Kioti. PT Satrindo Mitra Utama mulai mengageni Kioti Tractor pada tahun 2016. Kendaraan serba guna Mechron merupakan produk turunan dari Kioti. Sedikit kilas balik, nama merek Kioti, awalnya, untuk menggarap pasar AS dan Eropa. “Pasar Eropa dan AS tidak mengenal merk Daedong, melainkan Kioti,” tutur Rendra.

Untuk pelayanan purna jual, Rendra memastikan Satrindo mendukung penuh operasi unit-unit ini melalui kehadiran kantor-kantor cabangnya di berbagai daerah. Jumlahnya 12 kantor cabang yang hadir di Sumatera (Lampung, Palembang, Jambi, Pekanbar dan Medan), Jawa (Surabaya), Kalimantan (Pontianak, Pangkalanbun, Banjarmasin dan Samarinda) dan Sulawesi (Palu). “Customer tidak perlu khawatir untuk pelayanan purna jual.

Rendra mengingatkan bahwa kendaraan multi guna Mechron merupakan 100 persen built-up dari Korea. “Semua komponennya asli buatan Korea. Kami memastikan mutunya bagus, dan Satrindo menyediakan semua suku cadang yang diperlukan melalui semua jaringan bisnis dan service point yang ada saat ini,” pungkasnya.(Sumber : https://www.equipmentindonesia.com/)

Open chat
Halo, ada yang bisa saya bantu?
Visit Us On InstagramVisit Us On Facebook